Xpressive |
IMPULS(IV)E |
Lebaran yang rada beda, karena jatuhnya tepat pada hari libur kedua di kalendar. Lebaran biasanya jatuh pada hari pertama. Kecuali, yah, mungkin 4 tahun yang lalu…..? Banyak yang menyalahkan pihak A,B,C. Padahal sebetulnya hal ini sudah terjadi sejak lama di pelosok-pelosok pedesaan. Baru belakangan media menghebohkannya. Menentukan hilal bukan cara gampang, harus melihat bulan dari sekian pelosok propinsi dengan menempatkan banyak kyai, atau perhitungan dengan teknologi modern.
Itu masalah pilihan, seperti di film nasional tentang organisasi keagamaan. Apakah kita mau belajar pakai bangku atau tidak. Bagi yang menganggap Ramadhan jatuh pada hari pertama, terpaksa kebat-kebit mencari mesjid. Dan rata-rata mesjid mengikuti pemerintah, ribet enggak, tuh? Sekalinya dapat mesjid, sholat Ied nya sudah di segmen “salam”.
So, wassalam saja, deh. Pulang dari sana pun berjubel seperti mau lempar jumroh. Bagaimana enggak bila mesjid cuma satu, umatnya seabreg-abreg? Keindahan Ramadhan kadang berasal dari intrik-intrik kecil seperti ini. Hanya ada di Indonesia, semoga. Jadi ada yang bisa diceritakan, paling tidak.
Like this!
(via likedreamersdo)
Albert Einstein (via kari-shma)
(Source: kari-shma, via likedreamersdo)
teeth park
(Source: amandafiske, via amandafiske)
Horace